07 September 2010    
Pencarian
Beranda
Tentang FKPPR
Aktivitas
Berita
Artikel
Pusat Data
Album Foto
Suara Muda Demokrasi
Buku Tamu
Agenda
Links
Arsip
Quiz
 

Download Center
Wawancara Radio Singapore International (RSI) tentang Pelatihan Blogging untuk Politisi
Laporan Survei Posko Pilkada DKI Jakarta 2007
Selengkapnya » 

Suara Muda Demokrasi
Politik Simbolisme   

PUSAT DATA

Pusat DataPartai PolitikParlemenUmum

Pertumbuhan Ekonomi Asia dan Indonesia: Laporan Asian Development Bank

Bank Pembangunan Asia (ADB) merevisi prediksinya terhadap pertumbuhan Asia selama tahun 2007 dari 7,6 persen menjadi 8,3 persen. Revisi tersebut dilakukan karena melihat pertumbuhan ekonomi Asia yang tinggi pada semester I-2007, terutama China dan India yang berkontribusi sebanyak 55,3 persen terhadap keseluruhan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam laporan yang diluncurkan pada tanggal 18 September 2007 tersebut, yaitu Asian Development Outlook 2007 update, disebutkan laju pertumbuhan PDB China pada semester I-2007 merupakan yang tercepat dalam 13 tahun terakhir. Sementara bagi India, pertumbuhan ekonomi pada periode itu merupakan yang terkuat sejak 18 tahun terakhir.

Dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa pada tahun 2008 kondisi perekonomian mengalami sedikit penurun, akibat kondisi buruk perekonomian Amerika Serikat, menjadi hanya 8,2 persen.

Tantangan ke depan masih berkisar soal dampak melambatnya perkonomian Amerika Serikat. Masalah flu burung, deopolitik, dan resiko keamanan juga masih menjadi tantangan bagi negara-negara Asia. Sementara di beberapa negara ketidakpastian politik akan menjadi resiko tambahan bagi penurunan pertumbuhan ekonomi.

Di Asia Timur diperkirakan akan tumbuh sekitar 8,9 persen, dengan China sebagai motor utama penggerak pertumbuhan yang diperkirakan akan tumbuh sekitar 11,2 persen. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspor, investasi besar, dan tingginya konsumsi domestic.

Di Asia Tenggara secara keseluruhan diharapkan bisa bertumbuh 6,1 persen pada tahun 2007. Sektor swasta yang lebih dinamis akan membantu Vietnam tumbuh di level 8,3 persen pada 2007, dan Philippine diperkirakan tumbuh 6,6 persen setelah negara tersbut membukukan pertumbuhan semester I-2007, yang merupakan angka tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Dalam laporan ADB tersebut ddinyatakan konsumsi swasta dan investasi di Indonesia selama paruh pertama 2007 menujukkan penguatan. Hal diperkirakan masih akan bertahan di semester II. Selain itu peningkatan ekspor yang kuat akan membawa Indonesia tumbuh 6,2 persen pada tahun ini.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya untuk mendorong pertumbuhan investasi, namun reformasi yang jauh lebih berarti dibutuhkan, terutama dalam hal implementasi berbagai kebijakan yang telah disetujui.

 

Dikutip dari http://www.kedai-kebebasan.org/

 

 

Sumber:

Harian Kompas, 18 September 2007

Harian The Point 18 September 2007

http://www.adb.org/

 

 

 

 

 

Copyright © Forum Politisi 2007





File Terkait:
ADB Outlook 2007.pdf   (Filesize: 1.9 MB)

 Versi Cetak  Kirim ke Teman Nilai Artikel Ini:
   Rating saat ini: 3 dari 5

Artikel Terkait:
Perekonomian Uni Eropa Alami Kemunduran 27 Oktober 2009
Jarak Antara Warga dan Ekonomi Melebar: Mayoritas masyarakat tidak percaya bahwa keuntungan yang diperoleh pihak perusahaan berbanding lurus dengan kepastian lapangan kerja (Oleh Profesor Dr. Renate Köcher) 06 Juni 2007
Ekonomi Pasar Sosial: Ludwig Erhard: Bapak dari apa yang disebut Keajaiban Perekonomian Jerman [Oleh: Dr. Rainer Adam (Project Director Good Governance Friedrich-Naumann-Stiftung)] 05 Juni 2007
Pemenang Penghargaan Nobel Mendirikan Partai di Bangladesh 28 Pebruari 2007
Politisi FNSt Diundang Young Global Leaders 09 Pebruari 2007

Komentar-komentar:
[Belum ada komentar. Anda bisa menjadi yang pertama untuk memberikan komentar mengenai artikel ini.]

Berikan komentar Anda tentang artikel ini::
Nama*
Email*
Website
IP Anda 38.107.191.86
Komentar Anda*
 
   
(c) 2010 Forum-Politisi.org