|
PUSAT DATA
 | 13 Nopember 2009 Pejabat Tinggi FNS bertemu Politisi Indonesia dan Partai Politik di Indonesia |
| Pada tanggal 3-5 November 2009, Ketua Yayasan Friedrich-Naumann-Stiftung für die Freiheit (FNS) Jerman, Dr. Wolfgang Gerhardt, Kepala Departemen Politik Internasional, Mr. Harald Klein, serta Kepala Regional Asia Tenggara dan Asia Timur FNS, Dr. Rainer Adam, mengadakan rangkaian kunjungan ke Indonesia untuk bertemu dengan para politisi dan LSM mitra kerja FNS di Indonesia. |
| Selengkapnya »
|
 | 29 Oktober 2009 Pesta Blogger 2009: One Spirit One Nation |
| Pesta Blogger 2009 akhirnya resmi dilangsungkan pada tanggal 24 Oktober 2009 lalu bertempat di gedung SMESCO, Jakarta. Luapan kegembiraan para blogger yang hadir pada acara itu tercermin dari senyuman serta sapaan hangat mereka ketika bertemu sesama blogger, sebutan bagi seorang penulis blog. Tema “One Spirit One Nation” yang diangkat pada tahun ini mencerminkan semangat para blogger untuk terus berkarya meski berada di tengah kecamuk politik maupun kritikan pihak manapun. |
| Selengkapnya »
|
 | 23 Oktober 2009 FNS Indonesia mengorganisir sumbangan untuk membantu Korban Gempa Sumatera |
| Pada tanggal 6 Oktober 2009, FNS Indonesia mengorganisir sebuah aksi solidaritas bagi korban gempa di Sumatera Barat, Indonesia. Aksi ini dilakukan pada saat acara diskusi yang diadakan di kantor FNS Indonesia dalam rangka merayakan peningkatan jumlah suara yang diperoleh Free Democrat Party Jerman pada pemilu parlemen lalu. |
| Selengkapnya »
|
 | 07 Juli 2009 Temu Pelajar: Bicara Soal Pendidikan |
| Rangkaian kerjasama Temu Pelajar pembaca setia Majalah Change dengan Friedrich Naumann Stiftung (FNS) Indonesia kali ini diadakan di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 3 Juni 2009 lalu. Temu pelajar ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang antusias ingin berdiskusi tentang undang-undang Badan Hukum Pendidikan (BHP). |
| Selengkapnya »
|
 | 23 Juni 2009 Survei Capres-Cawapres Tidak Lagi Murni |
| Lembaga survei berlomba mengadkan survey dan jajak pendapat terkait dengan elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Hasilnya sering menunjukkan perbedaan yang tajam antara pasangan yang satu dan pasangan yang lain. |
| Selengkapnya »
|
|
|