First < 1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
> Last
| |
|
|
Debat Politik dan Konstitusi Pelajar SMU dan Santri Se Karesidenan Pati
Agar pemilih pemula-khususnya pelajar SLTA lebih memahami aktivitas politik, penyelenggaraan negara dan konstitusi, Friedrich Naumann Stiftung bekerjasama dengan Yayasan Mata Air Kudus menyelenggarakan debat politik dan konstitusi untuk pelajar SMU dan Santri Se-Karesidenan Pati pada tanggal 1 – 3 Mei 2008. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Se-Abad Kebangkitan Nasional, 10 Tahun Reformasi, Hari Pendidikan Nasional dan Ulang Tahun Ke-2 Majalah Mata Air. |
| Lihat Galeri Ini » |
| |
|
|
Pelatihan dan Lokakarya IAF: Memahami Sekularisme dan Liberalisme (Firmansyah MS)
Berikut adalah sebuah laporan yang ditulis oleh salah satu peserta pelatihan dan lokakarya IAF Friedrich-Naumann-Stiftung (FNSt), Firmansyah MS. Topik yang diangkat dalam pelatihan dan lokakarya kali ini adalah mengenai "Sekularisme dan Liberalisme". Pelatihan ini sendiri diadakan pada tanggal 23 September-5 Oktober 2007 bertempat di Gummersbach, Jerman.
Presentasi, tanya-jawab, panel diskusi, kelompok kerja, perdebatan dan perbedaan pandangan mewarnai Pelatihan Kepemimpinan tentang “Sekularisme dan Liberalisme” di Gummersbach, Republik Federal Jerman pada 23 September – 5 Oktober 2007. Selama kurang lebih dua minggu, 23 peserta dari 21 negara mendiskusikan dua topik ini di Theodor-Heuss-Akademie. Latar belakang profesi yang berbeda, seperti politikus, periset, jurnalis, mahasiswa, dosen, pendeta, pengacara dan anggota kongres, membuat diskusi menjadi kaya akan sumbangan pengalaman masing-masing peserta.
Asal negara peserta juga menambah hangat beberapa materi pelatihan yang dibahas sesi demi sesi, hari ke hari. Asia mengirimkan paling banyak wakilnya, delapan peserta (Filipina, India, Libanon, Malaysia, Pakistan, Palestina, Sri Lanka, Thailand dan Indonesia –dua orang). Eropa, lima peserta (Azerbaijan, Israel, Rusia, Turki dan Ukraina) dan Afrika, empat peserta (Afrika Selatan, Ghana, Mesir dan Tanzania) serta benua Amerika dengan tiga peserta (Argentina, Guatemala dan Nikaragua). Konteks agama mayoritas di masing-masing negara peserta menjadi faktor penting dalam mendiskusikan sekularisme; dan dinamika sosial politik mereka adalah hal menarik dalam pembahasan seputar liberalisme. |
| Lihat Galeri Ini » |
| |
|
|
Diskusi PPP: Marketing Politik : Strategi Membangun Konstituen dengan PR (27 Agustus 2007)
Diskusi di Kantor DPP PPP kali ini menghadirkan narasumber Dr. Rainer Adam (Project Director Good Governance FNSt) dan Dr. Firmanzah (FEUI), dengan moderator Drs. Akhmad Muqowwam (PPP).
Artikel mengenai laporan singkat diskusi beserta presentasi dari kedua narasumber bisa dilihat secara lengkap di website Forum Politisi ini.
|
| Lihat Galeri Ini » |
| |
|
|
Peluncuran dan Bedah Buku: “Parlemen Indonesia Setelah Dua Pemilu: Apa yang Telah Benar-Benar Berubah?”
Hotel Santika, Jakarta, 22 Agustus 2007
Acara peluncuran buku dibuka dengan ucapan selamat datang dari Dr. Rainer Adam, Project Director Good Governance Friedrich-Naumann-Stiftung (FNS), yang menjelaskan latar belakang diterbitkannya buku ini bekerjasama dengan CDI, The Center for Democratic Institutions, Australia. Penerbitan buku yang merupakan hasil studi oleh Dr. Stephen Sherlock dari CDI ini merupakan bagian dari program FNS yang lebih besar dalam hal penguatan sistem pemerintahan demokrasi parlementer. Acara ini dimoderatori oleh Gunawan Wibisono.
Lebih dari 70 orang hadir memenuhi ruangan pertemuan, mendengarkan penjelasan dari Dr. Stephen Sherlock dari CDI selaku penulis buku, dan tanggapan dari 3 orang narasumber lain, yakni Drs. Ahmad Muqowwam dari Fraksi PPP dan Ketua Komisi V, di DPR RI, Drs. Djoko Susilo dari Fraksi PAN dan Ketua Komisi I di DPR RI serta dr. J. Kristiadi dari CSIS. |
| Lihat Galeri Ini » |
|