03 September 2010    
Pencarian
Beranda
Tentang FKPPR
Aktivitas
Berita
Artikel
Pusat Data
Album Foto
Suara Muda Demokrasi
Buku Tamu
Agenda
Links
Arsip
Quiz
 

Download Center
Wawancara Radio Singapore International (RSI) tentang Pelatihan Blogging untuk Politisi
Laporan Survei Posko Pilkada DKI Jakarta 2007
Selengkapnya » 

Suara Muda Demokrasi
Politik Simbolisme   

Berita


Berita Duka: Kematian Otto Graf Lambsdorff – Mantan Ketua Yayasan FNS Jerman

Mantan menteri ekonomi Jerman, Otto Graf Lambsdorff meninggal dunia dalam usia 82 tahun. Mantan ketua partai liberal FDP itu, terkait erat dengan perubahan pemerintahan di Jerman, dari koalisi Sosial-Liberal di bawah kanselir Helmut Schmidt ke koalisi Kristen-Liberal di bawah Helmut Kohl.

Otto Graf Lambsdorff adalah seorang politisi yang cukup berpengaruh pada eranya. Beliau adalah seorang aristokrat dan pengusaha yang sukses yang dengan percaya diri yang tinggi terhadap pendapatnya sendiri, telah membangkitkan partai FDP Jerman (Free Democrat Party of Germany). Ketika itu, Lambsdorff menjabat sebagai Ketua Partai FDP Jerman dari tahun 1988-1993 dan hingga kini dikenang sebagai tokoh yang memperjuangkan semangat kebebasan. Antusiasme yang tinggi terhadap pasar bebas yang dimilikinya ketika menjabat sebagai Menteri Perekonomian Jerman Barat pada tahun 1977-1982 telah berhasil memberikan tantangan tersendiri bagi konsensus yang berlaku pada masa itu.

Otto Graf Lambsdorff juga pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan FNS Jerman dari tahun 1995-2006 dan digantikan oleh Dr. Wolfgang Gerhardt.

Otto Friedrich Wilhelm von der Wenge Graf Lambsdorff lahir di Aachen pada tahun 1926. Keluarganya memiliki hubungan darah dengan aristokrat Westphalian, dimana beberapa diantaranya telah berpindah ke daerah Baltic. Ayahnya, seorang pengusaha, kembali lagi ke Jerman setelah revolusi Rusia. Lambsdorff mendapatkan pendidikan di Berlin dan Brandenburg. Beliau menekuni pendidikan hukum dan politik di universitas di Bonn dan Cologne dan mendapat gelar doktor di bidangnya. Pada awal karirnya, beliau bekerja sebagai pengacara di negara bagian North-Rhine Westphalia di Düsseldorf, kemudian beralih ke bidang perbankan dan asuransi.

Hingga akhir hayatnya, Lambsdorff masih menjadi tokoh yang sangat aktif di bidang bisnis. Karirnya sebagai politisi baru muncul kemudian. Ambisinya di bidang politik muncul sebagai ambisi keduanya setelah kegiatan bisnisnya. Beliau bergabung dengan Partai FDP pada tahun 1951 dan pada tahun 1968 menjabat sebagai bendahara Partai FDP di kantor cabang negara bagian North-Rhine Westphalia. Sejak tahun 1973, beliau menjabat sebagai anggota Bundestag (parlemen) di Bonn. Keponakannya, Alexander Graf Lambsdorff, menjabat sebagai anggota Partai FDP di Parlemen Eropa.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan bahwa Lambsdorff telah memberikan sebuah karakteristik tersendiri bagi kebijakan ekonomi Jerman Barat, dan merupakan seorang tokoh yang memiliki kepribadian yang amat penting bagi ekonomi pasar sosial Jerman.

Ketua Yayasan FNS yang sekarang menjabat yang juga merupakan mantan Ketua Partai FDP Jerman mendeskripsikan kematian Lambsdorff sebagai “kehilangan seorang manusia yang luar biasa”.

Belum lama ini, tepatnya bulan Juni 2009 lalu, FNS juga telah kehilangan seorang mantan Ketua Yayasan FNS Jerman yang pernah menjabat pada tahun 1982-1987, Lord Ralf Dahrendorf yang wafat pada tanggal 17 Juni 2009.

Lambsdorff wafat pada hari Sabtu, tanggal 5 Desember lalu di sebuah klinik di Bonn, bekas ibukota Jerman Barat. Kesehatannya memang telah menurun sejak beberapa bulan lalu.

Beliau meninggalkan seorang istri, Alexandra von Quistorp, dan seorang anak laki-laki serta dua anak perempuan dari pernikahan terdahulu.

Otto Graf Lambsdorff, seorang politisi Jerman, lahir pada tanggal 20 Desember, 1926, dan wafat pada tanggal 5 Desember 2009, usia 82 tahun.

 

Sumber:

http://www.newcomers-network.de/

http://www.timesonline.co.uk/

http://www.fnfasia.org/

http://www.dw-world.de/

 

 

 

 

Copyright © Forum Politisi 2009



 Versi Cetak  Kirim ke Teman Nilai Artikel Ini:
   Rating saat ini: 3 dari 5

Artikel Terkait:
Pidato Dr. Wolfgang Gerhardt: "New Challenges and Uncertainties" 23 Agustus 2010
Reading Liberalisme: Dalam Bahasa Indonesia 02 Pebruari 2010
Perayaan Ulang Tahun ke-40 Tahun FNS di Indonesia 17 Nopember 2009
Pejabat Tinggi FNS bertemu Politisi Indonesia dan Partai Politik di Indonesia 13 Nopember 2009
FNS Indonesia mengorganisir sumbangan untuk membantu Korban Gempa Sumatera 23 Oktober 2009

Komentar-komentar:
[Belum ada komentar. Anda bisa menjadi yang pertama untuk memberikan komentar mengenai artikel ini.]

Berikan komentar Anda tentang artikel ini::
Nama*
Email*
Website
IP Anda 38.107.191.89
Komentar Anda*
 
   
(c) 2010 Forum-Politisi.org