Pesta Blogger 2008 baru saja digelar kembali di Jakarta, tepatnya di Auditorium Gedung BPPT. Acara yang dimeriahkan oleh lebih dari 1000 bloggers dari seluruh Indonesia ini dibuka oleh Ketua Panitia, Wicaksono, atau yang akrab disapa dengan ndorokakung, dan selanjutnya diikuti dengan sekapur sirih dari Menteri Riset dan Teknologi, Bapak Kusmayanto Kadiman, Dirjen Aplikasi Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bapak Cahyana, serta perwakilan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.
Meski blogger – istilah bagi mereka yang memiliki blog – pada dasarnya memiliki habitat di dunia maya, namun dikarenakan hubungan antar blogger sangat tinggi intensitasnya, maka tidak jarang mereka pun membuat komunitas di dunia nyata. Melalui pertemuan-pertemuan kecil yang sering mereka sebut dengan istilah kopi darat, hingga membentuk sebuah kelompok komunitas dengan keanggotaan tertentu, para blogger ini mulai memunculkan eksistensi diri mereka masing-masing. Jumlah mereka pun semakin hari semakin bertambah.
Diskusi Blogging for Society
Komunitas-komunitas tersebut muncul di berbagai daerah di Indonesia, seperti komunitas Cah Andong di Yogyakarta, Anging Mamiri di Makassar, Bali Blogger Community di Bali, dan Komunitas Blogger Bundaran Hotel Indonesia (BHI) di Jakarta.
Acara Pesta Blogger yang tahun ini bertema “Blogging for Society” ini didukung oleh banyak pihak, baik media, Kedubes AS, British Council, Friedrich Naumann Stiftung (FNS), dan terutamanya Maverick dan bubu.com selaku panitia utama. Tidak lupa dalam acara tersebut, FNS turut membagikan sebuah buku terbitannya yang terbaru bekerja sama dengan Ibrahim Suffian (Direktur Merdeka Center Malaysia) sebagai penulisnya, yang berjudul “Pemilu dan Kampanye Online – Keberhasilan Peran Internet dalam Pemilihan Umum Malaysia Tahun 2008”.
Panitia Pesta Blogger 2008
Untuk tahun ini, Blogging for Society Award 2008 jatuh kepada Cah Andong dari Yogyakarta, manakala The Most Promising Blogger Community 2008 dimenangkan oleh Bali Blogger Community.
Sesi diskusi bersama foreign bloggers diisi oleh para bloggers dari Amerika Serikat (Mark Tafoya), Australia (Anthony Bianco), Malaysia (Jeff Ooi), Filipina (Mike Aquino), dan Singapura (Mr. Brown). Jeff Ooi dari Malaysia adalah seorang politisi yang memiliki sebuah blog politik. Hadir sebagai moderator adalah Bapak Blogger Indonesia, Enda Nasution.
Para Foreign Bloggers
Di dunia internasional, blog mulai dikenal pada tahun 1998, di Indonesia sendiri peminatnya mulai muncul tahun 2004 dan meningkat tajam pada tahun 2007. Dan uniknya lagi, di saat terdapat ruang yang lebih bebas untuk berpendapat tapi ternyata blog di Indonesia paling hanya 5 persen yang bicara politik. Selebihnya berisi seputar kuliner, wisata, perjalanan, jual-beli, hingga prosa dan puisi. Tidak sedikit pula blog yang hanya berisi curhatan penulisnya.
Blog tentunya memiliki nilai tambah tersendiri dikarenakan sifatnya yang memungkinkan blog memuat apa saja. Hal ini tentunya berbeda dengan media arus utama lainnya seperti surat kabar, televisi, radio, dsb. Namun tentunya semua itu memiliki kesamaan yang sama yakni meski perspektif mereka berbeda, namun tidak boleh melanggar etika seperti SARA yang bisa menimbulkan persoalan di kemudian harinya.
bejo utomo dari 117.102.90.131 pada 20 Pebruari 2009: Bagus, Buat Para Blogger untuk kreativitas dan menambah kemampuan dalam mengolah blog, .....salam blog http://adity-bejo-utomo.blogspot.com/2009/02/teknologi.html#links.Kapan Diadakan Blogger 2009.salam blogger
(c) 2010 Forum-Politisi.org
Forum Politisi Indonesia politik dalam negeri kebeasan FNS FNF