Belum lama ini, Partai Demokrat Bebas Jerman (FDP) melangsungkan konvensi partainya yang ke-59 di Munich pada tanggal 31 Mei 2008. Tema yang diangkat pada konvensi kali ini adalah ”Market of Opportunities” yang merupakan sebuah tema tradisional. Institusi liberal dan para sponsor hadir meramaikan acara tersebut. Selama konvensi tersebut, terdapat kios-kios yang memamerkan kinerja Yayasan Friedrich Naumann (FNS) – yayasan yang berafiliasi dengan partai FDP - mulai dari bidang pendidikan sipil hingga beasiswa yang merupakan salah satu kios yang paling ramai dikunjungi oleh para delegasi.
Kios pameran FNS mengundang banyak delegasi untuk melihat-melihat, termasuk mantan Raja Bulgaria dan Presiden Bulgaria sendiri, Simeon Sakskoburggotski. Para delegasi lainnya juga menggunakan kesempatan ini untuk bertemu dengan ahli hubungan luar negeri lainnya dan juga delegasi dari fraksi FDP di DPR Jerman.
Kebijakan internal merupakan fokus utama dari diskusi yang diangkat pada hari itu. Delegasi mendiskusikan bersama persoalan kebijakan perpajakan dan biaya warga negara. Mantan pegawai pada Liberal Institute di FNS, Horst Werner, memberikan presentasi dari tulisan ekonom Joachim Mitschke yang dilakukan pada awal tahun 1990an. Pada ketika itu, kata biaya warga negara masih belum dikenal. FNS sendiri telah memainkan peran yang besar dalam perkembangan konsep bagi publik yang sangat dikenal hingga kini.
Biaya warga negara ini merupakan salah satu iau yang dibahas oleh para ahli yang mengunjungi kios pameran FNS. Para ahli tersebut mengambil kesempatan ini untuk mengetahui lebih dalam tentang fungsi dan prosedur dalam sesi di konvensi partai, dan juga untuk bertukar pikiran dengan para politisi lain seputar pekerjaan mereka.
Tanpa menyia-nyiakan kesempatan ini, FNS juga menyempatkan diri untuk berhubungan dengan politik dalam masyarakat. Berkat upaya yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal dari FDP di Bavaria, Martin Zeil, MdB, FNS telah berhasil berhubungan dengan proyek ”hand in” dari pengusaha Rupert Voss. Proyek ”hand in” ini merupakan ”integrasi pengalaman yang berorientasikan aktivitas” yang mempromosikan dukungan yang berorientasikan profesi untuk anak muda usia 16-21 tahun, yang rentan terhadap penggunaan kekerasan. Anak-anak muda akan ditempatkan di sebuah pekerjaan setidaknya selama 9 bulan.
Pendekatan dasar dari proyek ini adalah untuk menanamkan kepercayaan diri dari anak-anak muda ini sehingga mereka menggunakan kekerasan hanya sebagai ukuran pelaksanaan dan mengintegrasikan diri mereka dalam masyarakat dan kehidupan sehari-hari mereka pun menggunakan perilaku demokratis.
Kios pameran FNS menjadi sebuah tempat yang cukup unik dalam konvensi partai FDP kali ini, menawarkan bermacam kesempatan pada para delegasi yang hadir. Termasuk membolehkan para delegasi untuk mengadakan pengecekan terhadap situs mereka yang dilakukan oleh tes-situs web Akademi Virtual FNS dan juga terlibat dalam pengisian berbagai kuis.